Bisnis Online Keajaiban Website

Mohon maaf, Keajaibanwebsite.com tidak bisa diteruskan. Sebelumnya Kami sama sekali tidak berpikiran akan dicurangi dan memang Kami berkeinginan serius ingin mengelolanya, sampai-sampai domain Kami perpanjang hingga tahun 2020. Namun semuanya tidak berjalan sesuai rencana. Hanya baru 2 bulan beroperasi secara jujur Kami katakan bahwa kedua program tersebut terpaksa dihentikan karena Kami mengalami kerugian.

Hal ini dikarenakan banyaknya para member yang melakukan kecurangan dengan merubah IP Addressnya ratusan hingga ribuan kali seperti dengan menggunakan addons mozilla, merubah secara manual maupun menggunakan aplikasi lainnya. Dengan banyaknya kecurangan menyebabkan Kami sulit mengecek dan mengantisipasinya.

Sedangkan program ini mendeteksi pengunjung unik ialah dari IP Addressnya. Walaupun Kami telah berkali-kali Kami menegaskan tidak boleh melakukan kecurangan tetap saja tidak digubris, bukannya kecurangan berkurang malah semakin bertambah meluas. Kami telah berusaha keras menciptakan sistem yang bisa mendeteksi otomatis IP Address yang selalu diubah dengan sengaja tetapi tetap saja tidak mempan dan masih banyak celah kelemahannya. Disini juga Kami tegaskan bahwa keuntungan yang telah Kami dapatkan semuanya telah disalurkan melalui pencapaian profit member, entah itu yang didatangkan visitor palsu maupun visitor beneran. Yang jelas lebih banyak visitor bohongan (rekayasa Ip Address).

Perlu diketahui bahwa profit yang telah Kami cairkan sudah lebih dari 30 juta rupiah. Silakan Klik Disini bagi yang ingin Download kurang lebih 200 Bukti Asli Pencairan Profit (format zip: 8,2 Mb). Sedangkan program ini hanya baru berjalan lebih kurang 2 bulan saja dan transferan upgrade maupun hasil pemasangan iklan belum mencapai 20 juta rupiah. Jadi lebih kurang 10 juta rupiah kerugian yang Kami alami.

Domain yang diperpanjang hingga tahun 2020 dan profit dicairkan kurang lebih 30 juta tersebut membukti bahwa Kami sama sekali tidak bermaksud melakukan penipuan. Yang Kami sampaikan ini adalah fakta yang sebenarnya dan bukan rekayasa.